Alami Fraktur Tulang? Konsumsi Jenis Makanan Ini Selama Pemulihan

Alami-Fraktur-Tulang-Konsumsi-Jenis-Makanan-Ini-Selama-Pemulihan
Foto dari Canva

Melakukan kegiatan olahraga atau aktivitas fisik yang berat memiliki risiko seseorang alami cedera. Apa itu fraktur tulang yang perlu Anda pahami bila hobi melakukan aktivitas fisik yang berbahaya? Kondisi patah tulang atau fraktur memiliki tingkat cedera yang berbeda, misalnya tulang retak, patah hingga pecah. Tentu pengobatan ke dokter spesialis menjadi hal penting agar kondisi tulang bisa kembali seperti semula.

Menu Makanan yang Wajib Dikonsumsi Selama Pemulihan Fraktur Tulang

Ada beberapa jenis fraktur tulang yang perlu diketahui, misalnya fraktur transversal, fraktur spiral, fraktur patologis, fraktur tertutup, dan lain-lain. Biasanya pengobatan untuk kondisi fraktur tulang pada pasien antara lain pemasangan gips, traksi ortopedi, operasi atau pembedahan, dan mengikuti terapi di klinik fisioterapi terpercaya. Selama proses pemulihan kondisi tulang yang alami retak atau patah, Anda harus mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang bisa membantu mempercepat proses pemulihan yaitu :

1. Daging dan telur

Sumber protein merupakan menu penting dalam menyembuhkan tulang Anda lebih baik. Konsumsi daging sapi dan telur unggas yang kaya protein bisa menjadi pilihan yang tepat. Setelah operasi ortopedi, konsumsi sumber protein bisa membantu meningkatkan atau membangun jaringan tulang baru, mengurangi risiko pengeroposan tulang, dan mencegah risiko infeksi.

2. Protein nabati

Semua orang pasti sudah mengerti apa itu fraktur tulang yang bisa mendera siapa saja. Bila Anda tipe vegetarian yang mengalami patah tulang, ada baiknya memilih konsumsi protein nabati. Sumber protein nabati dari kacang-kacangan, produk tahu tempe dan menu lain bisa menjadi inspirasi makanan pendukung pemulihan tulang lebih baik.

3. Susu

Produk susu menjadi salah satu minuman wajib yang harus Anda konsumsi selama masa pengobatan fraktur tulang. Dokter akan merekomendasikan jenis susu yang tinggi kalsium untuk membantu pembentukan tulang lebih optimal, termasuk jenis olahan lain seperti keju atau yoghurt. Bila Anda memiliki riwayat alergi pada susu sapi, maka bisa mengganti jenis susu kedelai yang aman dikonsumsi, ya!

4. Ikan laut

Jenis ikan laut seperti salmon dan tuna juga bisa dikonsumsi untuk membantu proses pemulihan fraktur tulang lebih cepat. Kandungan vitamin D, kalsium dan protein pada ikan laut bisa membantu proses pembentukan tulang yang alami masalah.

5. Sayuran hijau

Selain mendapatkan asupan sehat dari protein dan susu, Anda juga harus menambahkan menu sehat berupa sayuran hijau. Zat besi pada sayuran hijau sangat dibutuhkan penderita fraktur tulang agar lebih cepat sembuh. Anda bisa memilih jenis sayuran hijau yang memiliki kandungan zat besi tinggi seperti bayam dan brokoli.

6. Buah-buahan

Jangan lupa untuk mengkonsumsi buah-buahan secara rutin seperti kiwi, jeruk, stroberi, dan buah yang kaya vitamin C, ya! Pasalnya, vitamin C yang tinggi bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda terhindar dari risiko infeksi selama mengalami masalah fraktur tulang ini. Luka Anda setelah menjalani pembedahan akan lebih cepat sembuh berkat antioksidan pada buah-buahan ini.

Dari beberapa jenis makanan yang harus Anda konsumsi selama menjalani proses pengobatan dan pemulihan fraktur tulang di atas, pastikan Anda untuk memilih makanan yang sehat. Jika bisa mendapatkan produk organik yang lebih sehat, kenapa tidak? Pilih ikan laut seperti salmon dan tuna yang bebas dari merkuri guna mencegah risiko kesehatan saat Anda menjalani masa pemulihan. Kini Anda sudah paham apa itu fraktur tulang dan tingkatkan konsumsi makanan bergizi serta olahraga teratur untuk mencegah risiko patah tulang itu sendiri.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.