Asupan vitamin pada ibu menyusui memiliki peran penting untuk proses tumbuh kembang si anak. Dari beberapa macam vitamin, ragam vitamin ibu menyusui yang paling pas adalah vitamin D. Nah, untuk memperoleh sumber vitamin D yang bagus Anda bisa memilih contoh makanan dibawah ini.

1. Berjemur di Pagi Hari

Memang benar jika vitamin D banyak berasal dari jenis makanan yang dikonsumsi. Namun, pancaran sinar matahari bisa menjadi opsi lain apabila Anda bosan mengkonsumsi makanan yang itu-itu saja.

Tidak perlu lama ketika berjemur, cukup 10 menit dan lakukan di setiap pagi hari mulai pukul 6 sampai 7 pagi.

2. Mengkonsumsi Ikan

Ikan salmon adalah jenis ikan yang mempunyai kandungan vitamin D terbesar. Setiap jenis ikan salmon berukuran 100 gr terdapat 16 mcg vitamin D. Kandungan vitamin semacam itulah yang dibutuhkan ibu-ibu menyusui untuk perbaikan gizi agar lebih baik.

3. Jamur Tiram dan Jamur Merang

Contoh ragam vitamin ibu menyusui selanjutnya bisa Anda peroleh dari jamur tiram ataupun jamur merang. Kedua jenis jamur ini sama-sama memiliki jumlah vitamin D yang tinggi seperti sinar matahari. Anda bisa mengolahnya menjadi tumis atau mencampur dengan bahan yang lain. Sesuai selera saja jika ingin memasak dari bahan jamur.

4. Yogurt

Sebenarnya bukanlah yogurt yang tepat, namun pilih saja jenis susu seperti yogurt. Jadi bukan susu murni, melainkan ada campuran antara susu dan keju. Kandungan nutrisi yang terdapat pada yogurt meliputi vitamin B, kalsium, fosfor, protein, dan yang paling tinggi adalah vitamin D.

5. Telur Ayam

Inlah makanan sejuta umat namun hanya segelintir orang yang mengenal manfaatnya. Apabila yang Anda cari adalah vitamin D sebagai asupan tambahan ketika menyusui, harus memilih telur ayam sebagai bahan pangan. Zat gizi yang terdapat pada telur ayam berupa fosfor, kalsium, karbohidrat, dan 2,2 mcg vitamin D.

Mudah sekali bukan untuk mencari ragam vitamin ibu menyusui dari vitamin D saja. Selain itu, makanan-makanan diatas sangat mudah untuk didapatkan dan tentunya mempunyai harga yang  murah. Semoga referensi ini bisa menjadi acuan Anda ketika bingung dalam memilih bahan pangan saat menyusui.